Polda Bali Tegas Awasi Distribusi, Permainan Harga Sembako Tak Diberi Ruang

Polda Bali Tegas Awasi Distribusi, Permainan Harga Sembako Tak Diberi Ruang

BALI - Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pangan Polda Bali bergerak cepat mengawal stabilitas harga dan pasokan bahan pokok dengan menyisir langsung pasar hingga jalur distribusi. Pelaku usaha pun diingatkan agar tidak memainkan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di Pasar Kreneng, Jalan Rijasa, Supermarket Tiara Dewata, Jalan Tukad Yeh Aya, serta distributor CV Sumber Pangan di Jalan Mahendradata, Denpasar, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga bahan pangan di wilayah Bali, khususnya Kota Denpasar, terpantau relatif stabil. Ketersediaan stok sejumlah komoditas utama juga dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menegaskan bahwa sidak ini difokuskan pada komoditas strategis yang menjadi penopang kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Komoditas yang kami pantau meliputi beras, telur, minyak goreng, kedelai, gula, jagung, cabai, bawang, hingga daging,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar.

“Ini adalah komitmen kami untuk memastikan harga tetap terjangkau, stok aman, dan kualitas pangan terjamin bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain pengawasan, Satgas juga memberikan edukasi langsung kepada pedagang, ritel modern, hingga distributor agar mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pelaku usaha diimbau tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

Satgas Saber Pangan menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran. Sanksi akan diberikan secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha.

Kegiatan ini melibatkan lintas instansi, yakni Ditreskrimsus Polda Bali, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), serta Perum Bulog.

Dengan pengawasan yang terus diperkuat, Satgas berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Bali tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga pangan.

Read more